Wednesday, November 4, 2009

Visi dan Misis SMA Plus Negeri 17 Palembang

* VISI

MENJADIKAN SMA PLUS NEGERI 17 PALEMBANG SEBAGAI SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN TAHUN 2011

Indikator:

1. Unggul dalam disiplin

2. Unggul dalam keagamaan/berakhlak mulia

3. Unggul dalam KBM

4. Unggul dalam perolehan Ujian Nasional (UN) dan Ujian SEkolah (US) (output)

5. Unggul dalam memenangkan persaingan UMPT (Outcome)

6. Unggul dalam Lomba Karya Ilmiah Remaja

7. Unggul dalam lomba Olimpiade Sains

8. Unggul dalam Lomba Kreatifitas Siswa

9. Unggul dalam Penguasaan Bahasa Inggris

10. Unggul dalam Penguasaan Teknologi Informasi

* MISI

1. Menerapkan disiplin tinggi dalam segala kegiatan

2. Menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama yang dianut dan budaya bangsa

3. Menerapkan pelaksanaan evaluasi atau penilaian hasil belajar secara konsisten dan berkesinambungan

4. Mengoptimalkan pembinaan dalam pembuatan karya tulis ilmiah

5. Mengoptimalkan pembinaan secara insentif guna menghadapi persaingan dalam era globalisasi

6. Menerapkan penggunaan bahasa Inggris dalam komunikasi antar warga sekolah

7. Mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi

8. Memanfaatkan lingkungan hidup sebagai media pembelajaran Read More..

Kejutan dari Kartun Malaysia "Upin Ipin"















Kartun Malaysia ini cukup mengambil perhatian anak-anak dan remaja Indonesia. Telah diakui selain bermutu dari segi penggambaran tapi juga bermutu dari isi cerita. Kartun sederhana ini dapat menumbuhkan kreativitas dan rasa cinta terhadap Islam. Banyak hal positiv yang bisa diambil dari film ini!!! Rugi rasanya apabila Anda belum menontonnya! Dengan dewasa ini diharapkan juga ini sebagai motivasi anak Indonesia untuk bisa membuat kartun-kartun Islamlagi! Amin..... :D Read More..

SMA Plus Negeri 17 Palembang




Read More..

Pacaran Menurut Islam

Istilah pacaran tidak bisa lepas dari remaja, karena salah satu ciri remaja yang menonjol adalah rasa senang kepada lawan jenis disertai keinginan untuk memiliki. Pada masa ini, seorang remaja biasanya mulai "naksir" lawan jenisnya. Lalu ia berupaya melakukan pendekatan
untuk mendapatkan kesempatan mengungkapkan isi hatinya. Setelah pendekatannya berhasil dan gayung bersambut, lalu keduanya mulai berpacaran.

Pacaran dapat diartikan bermacam-macam, tetapi intinya adalahjalinan cinta antara seorang remaja dengan lawan jenisnya. Praktikpacaran juga bermacam-macam, ada yang sekedar berkirim surat telepon, menjemput, mengantar atau menemani pergi ke suatu tempat,
apel, sampai ada yang layaknya pasangan suami istri.

Di kalangan remaja sekarang ini, pacaran menjadi identitas yang sangat dibanggakan. Biasanya seorang remaja akan bangga dan percaya diri jika sudah memiliki pacar. Sebaliknya remaja yang belum memiliki pacar dianggap kurang gaul. Karena itu, mencari pacar di kalangan remaja tidak saja menjadi kebutuhan biologis tetapi juga menjadi kebutuhan sosiologis. Maka tidak heran, kalau sekarang mayoritas remaja sudah memiliki teman spesial yang disebut "pacar".

Lalu bagaimana pacaran dalam pandangan Islam??? Istilah pacaran sebenarnya tidak dikenal dalam Islam. Untuk istilah hubungan percintaan antara laki-laki dan perempuan pranikah, Islam
mengenalkan istilah "khitbah (meminang". Ketika seorang laki-laki menyukai seorang perempuan, maka ia harus mengkhitbahnya dengan maksud akan menikahinya pada waktu dekat. Selama masa khitbah, keduanya harus menjaga agar jangan sampai melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Islam, seperti berduaan, memperbincangkan aurat, menyentuh, mencium, memandang dengan nafsu, dan melakukan selayaknya suami istri.

Ada perbedaan yang mencolok antara pacaran dengan khitbah. Pacaran tidak berkaitan dengan perencanaan pernikahan, sedangkan khitbah merupakan tahapan untuk menuju pernikahan. Persamaan keduanya merupakan hubungan percintaan antara dua insan berlainan jenis yang
tidak dalam ikatan perkawinan.


Dari sisi persamaannya, sebenarnya hampir tidak ada perbedaan antara pacaran dan khitbah. Keduanya akan terkait dengan bagaimana orang mempraktikkannya. Jika selama masa khitbah, pergaulan antara laki-laki dan perempuan melanggar batas-batas yang telah ditentukan
Islam, maka itu pun haram. Demikian juga pacaran, jika orang dalam berpacarannya melakukan hal-hal yang dilarang oleh Islam, maka hal itu haram.

Jika seseorang menyatakan cinta pada lawan jenisnya yang tidak dimaksudkan untuk menikahinya saat itu atau dalam waktu dekat, apakah hukumnya haram? Tentu tidak, karena rasa cinta adalah fitrah yang diberikan allah, sebagaimana dalam firman-Nya berikut:
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikan itu benar-benar
terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (QS. Ar-Rum: 21)

Allah telah menjadikan rasa cinta dalam diri manusia baik pada laki- laki maupun perempuan. Dengan adanya rasa cinta, manusia bisa hidup berpasang-pasangan. Adanya pernikahan tentu harus didahului rasa cinta. Seandainya tidak ada cinta, pasti tidak ada orang yang mau
membangun rumah tangga. Seperti halnya hewan, mereka memilikiinstink seksualitas tetapi tidak memiliki rasa cinta, sehingga setiap kali bisa berganti pasangan. Hewan tidak membangun rumah tangga.
Menyatakan cinta sebagai kejujuran hati tidak bertentangan dengan syariat Islam. Karena tidak ada satu pun ayat atau hadis yang secara eksplisit atau implisit melarangnya. Islam hanya memberikan batasan-batasan antara yang boleh dan yang tidak boleh dalam hubungan laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri.

Di antara batasan-batasan tersebut ialah:

1. Tidak melakukan perbuatan yang dapat mengarahkan kepada zina Allah SWT berfirman, "Dan janganlah kamu mendekati zina:
sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra: 32) Maksud ayat ini, janganlah kamu melakukan perbuatan-perbuatan yang bisa menjerumuskan kamu pada perbuatan zina. Di antara perbuatan tersebut seperti berdua-duaan
dengan lawan jenis ditempat yang sepi, bersentuhan termasuk bergandengan tangan, berciuman, dan lain sebagainya.

2. Tidak menyentuh perempuan yang bukan mahramnya Rasulullah SAW bersabda, "Lebih baik memegang besi yang panas daripada memegang atau meraba perempuan yang bukan istrinya (kalau ia tahu akan berat siksaannya)."

3. Tidak berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya Dilarang laki dan perempuan yang bukan mahramnya untuk berdua-duan. Nabi SAW bersabda, "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan
yang tidak mahramnya, karena ketiganya adalah setan." (HR. Ahmad)

4. Harus menjaga mata atau pandangan
Sebab mata kuncinya hati. Dan pandangan itu pengutus fitnah yang sering membawa kepada perbuatan zina. Oleh karena itu Allah berfirman, "Katakanlah kepada laki-laki mukmin hendaklah mereka memalingkan pandangan (dari yang haram) dan menjaga kehormatan
mereka.....Dan katakanlah kepada kaum wanita hendaklah mereka meredupkan mata mereka dari yang haram dan menjaga kehormatan mereka..." (QS. An-Nur: 30-31)

Yang dimaksudkan menundukkan pandangan yaitu menjaga pandangan, tidak melepaskan pandangan begitu saja apalagi memandangi lawan jenis penuh dengan gelora nafsu.

5. Menutup aurat
Diwajibkan kepada kaum wanita untuk menjaga aurat dan dilarang memakai pakaian yang mempertontonkan bentuk tubuhnya, kecuali untuk suaminya. Dalam hadis dikatakan bahwa wanita yang keluar rumah dengan berpakaian yang mempertontonkan lekuk tubuh, memakai minyak wangi yang baunya semerbak, memakai "make up" dan sebagainya setiap langkahnya dikutuk oleh para Malaikat, dan setiap laki-laki yang memandangnya sama dengan berzina dengannya. Di hari kiamat nanti perempuan seperti itu tidak akan mencium baunya surga (apa lagi masuk surga) Selagi batasan di atas tidak dilanggar, maka pacaran hukumnya boleh.
Tetapi persoalannya mungkinkah pacaran tanpa berpandang-pandangan, berpegangan, bercanda ria, berciuman, dan lain sebagainya. Kalau mungkin silakan berpacaran, tetapi kalau tidak mungkin maka jangan sekali-kali berpacaran karena azab yang pedih siap menanti Anda.

Read More..

Upin dan Ipin (Kartun yang Memperkenalkan Islam Dengan Menarik)



Upin dan Ipin adalah serial animasi pendek yang dibuat oleh production house Les’ Copaque dari Malaysia. Produk animasi ini merupakan produk pendamping dari film Geng : Adventure Begin yang juga menampilkan kedua tokoh anak kecil kembar tersebut. Serial ini telah dibuat sebanyak dua musim, keduanya ditayangkan selama bulan ramadhan 2007 dan 2008 di TV9 (Malaysia) dan TVRI (Indonesia). Musim pertama serial Upin dan Ipin telah ditayangkan pula oleh Hilal TV (Turki) yang telah di-dubbing ke dalam bahasa Turki. Upin dan Ipin adalah dua anak kembar identik berusia 5 tahun, hidup dilingkungan muslim melayu bersama kakak mereka (Ros) dan sang nenek (Opah Uda).

Mereka anak yatim piatu (pada episode ke 6, si kembar, bersama Ros dan Opah mengunjungi makam orang tuanya di sebuah desa yang bernama Kampung Durian Runtuh di Malaysia. Tayangan ini sengaja diplot di bulan ramadhan karena pesan-pesan yang disampaikan serial ini sangat pas dengan keseharian dan kewajiban umat Islam yang melakukan ibadah puasa, yang mewajibkan umat-Nya untuk tidak makan, minum dan larangan lainnya sejak waktu Imsyak hingga Maghrib selama sebulan penuh. Tokoh Opah digambarkan oleh Si Kembar sebagai referensi utama mereka dalam hal keagamaan dan kebijakan tradisional. Meskipun lapar dan haus karena puasa, Upin dan Ipin berusaha untuk menjadi anak yang baik meskipun kadang dikerjai oleh Ros.

Pada musim pertama tidak hanya mengisahkan kakak dan nenek mereka saja tapi juga tentang beberapa teman mereka yang bukan suku melayu. Teman-teman tesebut juga berusaha mengingatkan keduanya tentang pentingnya menjaga dan menjalankan ibadah masing-masing. Pada musim kedua diceritakan telah masuk ke sekolah Taman Kanak Kanak, bertemu teman-teman baru. Saat itu mereka telah mempersiapkan dan bersuka suka cita atas datangnya bulan ramadhan.

Upin dan Ipin merupakan tokoh protagonis di serial ini. Upin lahir 5 menit lebih awal sehingga ia merupakan kakak dari Ipin. Dengan ciri-ciri botak dan hanya ada sehelai rambut di kepalanya, berbaju kuning, bertindak sebagai pimpinan diantara keduanya. Ipin menggunakan baru warna biru, menggemari ayam goreng, dan merespon hal-hal yang ia setujui dengan kata “betul, betul, betul”.

Ros adalah kakak mereka, biasa dipanggil Kak Ros. Dicitrakan sebagai kakak yang galak tetapi sebenarnya menyayangi kedua adiknya. Ketika ada kesempatan Ros sering menggoda kedua adiknya.

Opah Uda adalah nenek dari Upin, Ipin dan Ros, biasa dipanggil Opah. Nenek yang baik hati, senang memanjakan si kembar. Merupakan tokoh referensi dalam hal kearifan dan keagamaan.

Fizi adalah tetangga Upin dan Ipin. Ia anak yang percaya diri dan sangat dimanjakan oleh orang tuanya. Meskipun kadang-kadang sombong tapi ia baik hati dan bersahabat.

Ehsan adalah sepupu Fizi. Ia pendiam dan canggung, berusaha formil dan pantas. Ia juga setia kawan.

Mei Mei adalah teman bermain dan sekelas di Taman Kanak Kanak, etnis Cina. Ia sering menasihati si kembar.

Rajoo teman yang paling tua dari Upin dan Ipin. Etnis Tamil India. Lima tahun lebih tua dari si kembar, kadang-kadang bertindak sebagai figur Saudara Tua bagi si kembar. Pada geng trailers, ia juga dikenal sebagai tokoh yang dapat “berkomunikasi” dengan hewan peliharaannya, Sapi.

Mael adalah teman sekelas lainnya, dimunculkan di musim kedua. Ia juga bergabung dengan kenakalan dan kejenakaan si kembar, tapi ia juga mudah bingung dan gegabah. Ia membantu ibunya berjualan makanan di Pasar Ramadhan. Di musim kedua, diceritakan ia tidak puasa, sehingga ia berfikir tidak pantas untuk merayakan hari lebaran.

Jarjit, juga teman dari Upin dan Ipin, dimunculkan di musim kedua. Sebaya dengan si kembar tapi memiliki suara yang lebih tua. Selalu mengikuti permainan anak-anak tapi entah kenapa selalu kejadian ia dikeluarkan dari permainan.

Serial ini menarik untuk disimak baik untuk anak-anak maupun dewasa, karena banyak memuat pesan-pesan moral yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Bisa anda download disini.

Read More..

101 Alasan Mengapa Saya Pakai Jilbab ???




1. Menjalankan syi’ar Islam.
2. Berniat untuk ibadah.
3. Menutup aurat terhadap yang bukan muhrim.
4. Karena saya ingin ta’at kepada Allah yang telah menciptakan saya, menyempurnakan kejadian, memberi rizki, melindungi, dan menolong saya.
5. Karena saya ingin ta’at kepada Rasul-Nya, pembimbing ummat dengan risalah beliau.
6. Untuk memperoleh Ridho Allah (InsyaAllah).
7. Merupakan wujud tanda bersyukur atas nikmat-Nya yang tiada putus.
8. Seluruh ulama sepakat bahwa hukum mengenakan jilbab itu wajib.
9. Agar kaum wanita menutup auratnya.
10. Bukan karena gaya-gayaan.
11. Bukan karena mengikut trend.
12. Bukan karena berlagak sok suci.
13. Lebih baik sok suci dari pada sok zholim ^_^ .
14. Tidak sekadar bermaksud agar berbeda dari yang lain.
15. Meninggikan derajat wanita dari belenggu kehinaan yang hanya menjadi objek nafsu semata.
16. Jilbab cocok untuk semua wanita yang mau menjaga dirinya dari objek nafsu semata.
17. Saya ingin menjadi wanita solihah.
18. Saya tengah berusaha mencapai derajat teqwa.
19. Jilbab adalah pakaian taqwa.
20. Jilbab adalah identitas wanita muslimah.
21. Diawali dengan mengenakan jilbab, saya ingin menapak jalan ke surga.
22. Menjauhkan diri dari azab panasnya api neraka di hari kemudian.
23. Istri-istri Rasulullah berbusana muslimah.
24. Para sahabiah (sahabat Rasulullah yang wanita) juga berbusana muslimah.
25. Mereka merupakan panutan seluruh muslimah, begitu juga saya.
26. Semoga Allah memberikan kepada kita balasan jannah yang sama seperti mereka.
27. Untuk meninggikan izzah Islam.
28. Untuk meninggikan izzah (kemuliaan) diri sebagai wanita (muslimah).
29. Jilbab lebih melindungi diri.
30. Membuat saya lebih merasa aman.
31. Menjaga diri dari gangguan lelaki usil.
32. Menjaga diri dari obyek pandangan lelaki yang hanya ingin ‘cuci mata’.
33. Menjaga diri dari objek syahwat lelaki.
34. Menjaga diri dari mata lelaki yang jelalatan.
35. Menjaga diri dari tangan-tangan usil yang ingin menjamah.
36. Menghin dari zina mata dan zina hati.
37. Merupakan pencegahan dari perbuatan zina itu sendiri.
38. Jilbab dapat menghindari saya dari sikap-sikap yang negatif.
39. Jilbab dapat menghapus keinginan-keinginan yang menyimpang.
40. Membuat saya lebih bersahaja.
41. Membuat saya lebih khusyu’.
42. Mejauhkan saya dari perbuatan dosa (insyaAllah).
43. Membuat saya malu bila berbuat dosa.
44. Mendekatkan saya pada Allah.
45. Mendekatkan saya pada Rasulullah.
46. Mendekatkan saya pada nabi-nabi-Nya.
47. Mendekatkan saya pada sesama muslim.
48. Mendekatkan saya pada ajaran Islam.
49. Membuat saya tetap ingin belajar tentang Islam.
50. Membuat saya selalu merasa haus akan ajaran Islam.
51. Membuat saya tetap ingin menjalankan ajaran Islam.
52. Ajaran Islam berlaku sepanjang masa, tidak ada yang kuno.
53. Berjilbab bukan sesuatu yang kuno.
54. Mengatakan berjilbab itu kuno berarti telah menggugat otoritas Allah.
55. Allah Yang Maha Mengetahui lebih tahu apa yang terbaik bagi ummat-Nya.
56. Berjilbab, berarti menandakan kemajuan penerapan ajaran Islam di masa kini.
57. Merupakan satu barometer telah terbentuknya suatu lingkungan yang Islami.
58. Membedakan diri dari penganut agama lain.
59. Memudahkan dalam pengidentifikasian sesama saudari seiman.
60. Memperkuat tali silaturahmi dan ukuwah sesama muslimah.
61. Menghilangkan keraguan saya bila ingin menyapa saudari muslimah.
62. Memudahkan menanamkan rasa sayang-menyayangi sesama saudara/saudari seiman.
63. Membuat saya lebih terlihat anggun.
64. Membuat saya terlihat menyenangkan.
65. Membuat saya lebih terlihat wanita.
66. Tidak terlihat seperti laki-laki.
67. Membuat saya selalu berada dalam lingkungan yang Islami.
68. Jilbab menjaga saya dari pergaulan yang salah.
69. Memudahkan saya, dengan ijin Allah, mengenal lelaki yang salih.
70. Wanita yang baik (salihah) dengan lelaki yang baik (salih) pula.
71. Mudah-mudahan saya diberi jodoh lelaki yang salih.
72. Jodoh merupakan urusan Allah.
73. Dengan keta’atan pada Allah, Allah akan memberikan kemudahan-Nya.
74. Memudahkan saya dalam beraktifitas..
75. Membuat lebih mudah bergerak.
76. Jilbab menjagaku sehingga tidak terlihat lekuk-lekuk tubuh
77. Sangat repot bila memakai pakaian wanita seperti trend saat ini (yang ketat).
78. Saya tidak suka memakai celana jeans.
79. Celana jeans yang ketat dapat menyebabkan kanker rahim karena suhu di sekitar rahim tidak beraturan.
80. Menghemat waktu dalam berpakaian.
81. Menghemat waktu dalam berhias.
82. Tidak perlu repot-repot selalu berusaha mengikuti trend mode yang berkembang.
83. Menghemat biaya untuk membeli pakaian yang sedang trend.
84. Menghemat biaya untuk membeli make up.
85. Melindungi kulit wajah dari make up yang dapat merusak kulit.
86. Melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.
87. Meminimalkan penyakit kanker kulit.
88. Sengatan matahari dapat mengurangi kelembaban kulit sehingga kulit jadi kering.
89. Meminimalkan munculnya bintik-bintik hitam pada permukaan kulit akibat perubahan pigmen di usia tertenu.
90. Melindungi rambut dari debu-debu yang berterbangan.
91. Debu-debu itu dapat mengotori rambut dan menyebabkan rambut mudah rontok yang berakibat kebotakan.
92. Menuntun saya untuk hidup lebih sederhana.
93. Menghindari hidup yang konsumtif.
94. Membuat diri tidak silau dengan kemegahan dunia dan segala perhiasannya.
95. Membuat saya lebih memikirkan hal lain selain mode dan perhiasan.
96. Menempatkan wanita menjadi subjek dalam proses pembangunan ummat.
97. Lebih mudah dalam menabung.
98. Memiliki kesempatan untuk melakukan ibadah haji.
99. Memiliki kesempatan lebih banyak untuk berinfaq dan sedekah.
100. Itu berarti lebih banyak beramal untuk bekal di hari kemudian.
101. Membuat saya merasa menjadi wanita seutuhnya. Read More..

Tuesday, August 11, 2009

PUISI UNTUK BUNDA...

Saat cahaya ku mulai redup tak bernyawa
Hingga tak mampu menyinari dunia ku sendiri
Ada rasa lelah dan kesepihan dalam hidup
Hingga ku berfikir dapatkah aku menyelesaikan kalang kabut yang ada di hadapan ku ini

Jawabannya tidak, tanpamu...
Dengan bantuan kilau cahayamu Bunda
kini ku dapat lagi memancarkan cahaya ku
Kilau cahayamu memberikan kehangatan dalam jiwa ku

Hati ku terasa di lindungi sebuah prisai yang kuat dan penuh cinta

Terima kasih Bunda, ku hidup karna dan untuk mu!!!
Read More..